Suara hati yang tergores pisau perak merah jambu

Jarum sang waktu telah berganti hari. . .
Tapi mata sayu ini belum juga terpejam kan.

Luka dan kekecewaan masih mengurung ku dalam dalam kebingungan. . .

bingung, langkah mana yang akan ku tempuh?
Wahai teman, kau yang ada di sama, semoga kau puas dengan apa yang kau lakukan.

aku tergores oleh pisau perak merah hati,
tapi kenapa, aku masih bisa memaafkan pemiliknya?


doa ku,
untukmu,
semoga Tuhan segera mensucikan kembali hati suci mu,
mengingatkan akan khilaf mu, dan melindungi mu dari badai kehidupan mu. . .

Tak perlu kau balas perbuatanku, tak perlu juga kau ingat. . .
Karena aku tak pernah berbuat apa-apa untuk mu.

Biarlah, tangan Tuhan yang bergerak. . .
Menyapu bumi dengan kuasa dan kasih nya. . .

Semoga saya selalu bisa sabar dan menerima serta berbuat lebih baik atas apa yang Tuhan berikan untuk saya. . .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Honor thy father. . .

PULL ME UNDER by Dream Theater